IT’S VANDALISM, PEOPLE!

Jujur, saya tidak mengikuti perkembangan apapun terkait layanan angkutan umum berbasis daring. Ketika banyak pengguna media sosial yang menyebarluaskan artikel perihal status hukum Gojek atau Grab Bike, pertikaian yang terjadi antara penyedia jasa transportasi umum konvensional dengan Uber, atau hal lain yang terkait, apa yang saya lakukan? Scroll, scroll, dan terus scroll sampai saya menemukan meme kucing atau artikel dari Buzzfeed.

Sama halnya dengan apa yang terjadi hari ini. Berita diberbagai stasiun televisi didominasi oleh topik demonstrasi yang dilakukan oleh pengemudi taksi konvensional. Demonstrasi yang diawali dengan upaya-upaya damai dari para pengemudi kemudian terekskalasi menjadi panggung kekerasan terbuka. Berbagai foto aksi vandalis (ya, istilah yang benar adalah vandalisme, bukan anarkisme. Lihat penjelasan singkat di paragraf terakhir) mewarnai lini masa media sosial saya. Gambar-gambar tersebut pun menghiasi layar kaca yang pagi tadi terlihat aman-aman saja.

Opini masyarakat terkait isu ini pun beragam. Ada sebagian kalangan yang melihat kejadian ini dari sisi humoris dengan menganalogikan aksi vandalisme hari ini selayaknya game Grand Theft Auto. Ada pula yang berbondong-bondong menyalahkan para supir taksi karena menanggap bahwa mereka ketinggalan jaman. Tidak sedikit yang menyoroti kinerja pemerintah dan menganggap bahwa mereka telah gagal mengakomodasi kepentingan berbagai pihak.

Tapi, saya tidak ingin menyalahkan siapapun. Saya tidak akan mengarahkan telunjuk saya kepada salah seorang aktor atas vandalisme yang terjadi hari ini. Kenapa?

Sederhana: karena sebenarnya masing-masing dari kita mengetahui kemana kasus ini akan bermuara. Dalam konteks general, layanan angkutan umum berbasis daring akan tetap ada, semakin mengakar, dan tumbuh besar terlepas dari apa yang terjadi hari ini. Cepat atau lambat, format layanan ini akan menggantikan mekanisme yang tradisional. Cepat atau lambat, konsumen akan terus mencari penyedia jasa yang mampu memanjakan pasarnya. Dalam dunia yang semakin menopangkan diri kepada teknologi, perubahan adalah fondasinya. “Kereta” ini akan terus berjalan cepat, dan keputusannya berada di tangan anda: jadi yang pertama mencapai tujuan atau menunggu kereta lainnya tiba?

tumblr_nlgy8dpryv1r3i2kko3_500.gif

Oh iya, sedikit catatan untuk teman-teman semua, anarkisme adalah suatu kondisi politik dimana negara (atau format kekuatan lain yang berkuasa atas masyarakat) tidak lagi ada. Kalau aksi pengerusakan atau penghancuran sesuatu secara kasar itu namanya vandalisme. Jadi, pengerusakan taksi itu namanya apa hayo?

Advertisements

One thought on “IT’S VANDALISM, PEOPLE!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s